ini saatnyaa: SHANDY!

2 Komentar

SHANDY

Shandy, begitu biasa kita memangil doi. Banyak variasinya sih, msalnya: Seeenn!; Syeeenn!; Laaay!; atau yang terakhir dan yang lagi hype banget, kita biasa memanggil di dengan:

SHESHEEENNKK!!

Gue yakin banget lo semua tau nadanya seperti apa.

Oke, sekilas tentang kehidupan syesyeng.

Gadis peranakan jawa ini tinggal di kebon jeruk, tempat dimana tidak ada orang lain yang tinggal disana kecuali dia, kak Verdi dan sapto.

            Shandy berusia 18 tahun, berpenampilan menarik dan siap menikah. Terbukti dengan pernyataannya yang mengatakan bahwa ia siap menikah di umur 23. Jadi bagi anda yang berminat, silahkan menghubungi dia di shinyhappypeople07.wordpress.com

            Terlepas dari penampilan menarik dan kesiapannya untuk menikah, shandy sangat suka mengeksplorasi kemampuannya yang lain yakni mengalay disetiap kesempatan. Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kealayan seperti apa, langsung saja kunjungi situs yang sudah disebutkan diatas, dan anda akan menemuka makhluk alay lainnya.

            Shandy sekarang ini sedang meyakini seorang Robinson dan menggilai seorang naksirable. Progressnya? Masih belum diketahui. Walaupun keyakinan Shandy terhadap Robinson kuat, tetapi kegilaannya terhadap naksirable semakin menjadi-jadi dan menekan kehidupan orang-orang disekitarnya.

            Jadi, dengan siapakan Shandy akan menutup kisah cintanya?

Tunggu saja tanggal mainnya.

Gue a**i*, hah, Ardi?! [sebuah kisah perjumpaan pertama]

Tinggalkan Komentar

Ketika pertama kali masuk kuliah dan briefing PSAU, dia duduk disebelah gue ketika berkumpul dengan kelompok. Dan kakak friendster gue menyuruh kita semua berkenalan. Semua disuruh mengingat nama teman sekelompoknya masing-masing. Nah, ketika gue disuruh untuk menanyakan nama teman yang duduk disebelah gue, gue menoleh kekanan dengan wajah sok ramah berlebihan. “Halo, nama lo siapa?”

“A**i*” dia menjawab dengaan menggumam.

“Siapa?”

“A**i*”

“Hah?!”

“A**i*”

“Oh… oke,”

gue menyeringai. Padahal gue juga nggak tau sebenernya anak ini namanya siapa. Abis ngomong kok menggumam. Ya udahlah, berhubung yang gue denger Cuma huruf a dan I, gue asumsikan saja namanya Ardi. Dan begitu gue proklamirkan keseluruh kelompok bahwa lelaki berukuran luar biasa besar disebelah gue ini bernama ARDI.

Dan anak itu bahkan tidak mengelak.

Dan gue langsung berbangga hati. Artinya gue benar!

Tetapi kemudian pada saat diedarkan kertas untuk menulis nomor handphone masing-masing, gue melihat bahwa nama diatas nama gue, bukanlah Ardi, melainkan Ardit. Ya ilaaak… gue malu bener dah. Tapi stay cool ajaa. Berasa tadi gue nyebut Ardit bukan Ardi. Ya bodo amatlah.

Lagian gue pikir nih anak tengil amat sih. Sok misterius gitu. Dari awal kumpul dieeeeeem aja. Lalu gue berfikir. ‘aduh, jangan-jangan nih anak gagu, bukan sok cool’. Lalu gue merasa sangat bersalah telah berfikir buruk tentang anak gagu ini.

Lalu disebuah rapat angkatan di balairung, ketika gue sedang bercengkrama dengan teman-teman baru gue (gadis-gadis pops diluar busuk didalam), ada seorang cowok berbadan besar seperti beruang, berdiri didepan sebuah mobil kuda bewarna biru, sambil mendengarkan ipod. Parakh bentuknya sok asik gila-gilaan. Gue langsung idih ini orang siapa sih. Nggak nyangka ada yang sok asik gini diangkatan gue.

Dengan bodohnya gue dan teman-teman langsung saja bermain tebak umur. Yah kita nebak-nebak aja nih anak umurnya sebenernya berapa. Abis bentuknya agak nggak 17 atau 18t tahun aja gitu. Kita nebak-nebak kayaknya nih anak 24 tahun atau mungkin malah 32. Dan ketika kita ngumpul per kelompok lagi, ternyata si lelaki 32 tahun ini kembali duduk disebelah gue. Lalu gue berfikir lambat. Kok bapak-bapak ini duduk dikelompok gue? Setelah jeda beberapa saat, gue akhirnya menyadari bahwa si 32 tahun ini adalah Ardit. Kenapa gue bisa nggak sadar? Mungkin karena pada pertemuan sebelumnya gue nggak melihat muka dia dengan jelas. Dan anak ini mulai menekan kehidupan gue setelahnya. Dan dia bicara! Ya ampun gue terharu karena ternyata dia tidak gagu.

Dan ternyata juga dia sekelas dalam tiap mata kuliah dengan gue. Astaga. Dan dari sinilah gue tau bahwa Ardit yang kini lebih dikenal dengan Tegenk akan menghantui hidup gue.

Hei men. Tapi tegenk bukan hantu kok. Haha.

Salam anak hantu!

kehidupan irene elfrida

1 Komentar

berumur 19 tahun, menuju 20 ditahun ini. irene elfrida mulai merasa bahwa jati dirinya adalah seseorang yang menawan dan jumawah. agak sulit untuk dipercayai tapi ya sudahlah, lagi-lagi anggap saja semua hal yang gue katakan disini adalah kebenaran.

Irene, tinggal di pondok sawo di jl. margonda depok. kosan yang selama ini membuatnya mengamuk-ngamuk karena jam malamnya yang ketat berlebihan dan tidak diperbolehkannya laki-laki. kalo kita liat depan kosan irene, kita bisa lihat tulisan besar yang mengatakan,: KOST PUTRI, PRIA DILARANG MASUK. sementara kosan gue yang campur secara tidak tertulis mengatakan bahwa,: KOST CAMPUR, LAKI_LAKI SILAHKAN MASUK.

bagi irene si mamih yang bertugas sebagai mesin pencetak anak dalam silsilah kelurga besar arditya putra, dilarangnya laki-laki masuk kedalam kosan sangat mempersulit pekerjaannya itu. namun entah kenapa, tanpa mempedulikan hal-hal printilan seperti ini, anak-anaknya terus saja tercetak. mengherakan? memang tidak masuk akal.

tapi kini, mamih telah menemukan cinta yang terbaru. Tak lama setelah kesendiriannya, mamih bertemu dengan cahya, papi kita yang terbaru. si papi yang awalnya membantu membenarkanlaptop mamih, ternyata sekligus berhasil membenarkan hati mami. caelah dah. si papi ini tidak banyak omong, pintar dan baik hati. ini terbukti dengan keinginannya memperbaiki laptop gue tapi nggak kesampean. [mungkin lain kali ya Pi! :) ].

tapi ternyata kehadiran Papi tidak mempengaruhi kengototan mamih yang sangat menggelora sejak dahulu kala. satu-satunya orang yang bisa mengalahkan kengototan mamih hanyalah sharah. tapi untungnya nggak da sau orangpun yang mengidentikan mamih dengan kata-kata ngotot. mamih yang beruntung.

oh ya, belakangan ini mamih punya hobby terbaru yang agaknya menekan. yaitu mengSMSi semua orang orang dengan isi sms yang kurang lebih seperti ini:

teman2 sponsorship, mulai hari ini perusahaan yang tadi gue minta follow up jadi tanggung jawab kalian yah, sori berubah-berubah. tolong tiap minggu di follow up ya. semangat!

mmhh.. lafyu mamih.

gw juga udah bingung brcerita apalagi tentang irene elfrida. mungkin zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

itu keisha. gue juga pasti akan ceritakan tentang dia. haha. emak hantuku yang tersayang.

astari dan irene

 

itu gue dan irene. sudah ya, sampai jumpa! ci.luk.ba! muuah

cerita hidup isahdi askandar

2 Komentar

Forever yooooouuuung.

Sadi memulai tulisan ini dengan mengharap ia akan muda selamanya. Lalu ia memutar-mutar badan  yeaah. Men lo tau ga? Ay tu penulis paling penurut di seluruh kakus.

Apasih sadi?

Tapi seorang laki-laki bernama isahdi askandar yang biasa dipanggil sadi ini cukup fenomenal kasehariannya bersama gue dan teman-teman psikojoy. Dia suka mengganggu irenelfrida yang lumayan menawan dan jumawa.

Nah yang nulis diatas adalah irene. Mungkin gue akan membahas tentang kegiatan berkehidupannya suatu hari nanti. Tapi untuk kali ini gue akan membahas tentang seorang laki-laki bernama Isahdi Askandar.

 

Lahir di Jakarta, 10 april 1989. Sadi merupakan anak pertama dari 2 bersaudara. Dia punya sorang adik perempuan bernama Alisa yang selalu dianiaya setiap ada kesempatan. Nampaknya adiknya adalah seorang gadis yang legowo dan juga berkepribadian menarik kalo dari cerita-cerita sadi. beda dengan kakanya yang berkepribadian ‘menarik’.

Disela-sela kegiatannya menganiaya alisa dirumah, ia terkadang masuk kuliah di fak. Psikologi UI. Dan herannya, diantara kegiatan berkehidupannya di depok, ia masih sempat-sempatnya menganiaya seorang gadis yang baik hatinya, santun perangainya, dan cemerlang otaknya yang tak lain tak bukan adalah astari nur alina. (sebenarnya nama gadis yang benar adalah irenelfrida, namun karena keegoisan dan kekerasan hati penulisnya, yang tertulis jadinya astari nur alina. –red)

Sabarlah, gue pasti akan ceritakan gadis yang bernama Irene elfrida ini. Sekarang, kita kembali pada Isahdi askandar.

Sadi punya sebuah band yang cukup terkenal dikalangan anak muda Jakarta. Namanya, The Early Days. Menarik? Tentu saja menarik. Karena ada sadi didalamnya. Sadi sangat senang membuat lagu untuk gue. Mungkin lebih dari 12 lagu tercipta untuk gue, nadanya berbeda, tetapi katakatanya tetap satu jua. Cuma: AAYY!! Begitu terus diulang sampai peingsan. Kadang-kadang pake apakabar, kadang-kadang ada cinta-cintanya. Gue tetap menghargai lagu apapun yang diciptakan Sadi untuk gue. Apalagi yang judulnya ‘jarum neraka’. Walaupun sampai sekarang gue nggak pernah tau apa isi lagu itu.

Sadi paling suka makan nasi di rumah. Jadi kalo diluar rumah, sadi tidak pernah makan nasi ia hanya makan lauuuuk saja. Saya tahu saya berlebihan. Tapi dimohon, percaya saja apa yang saya katakan. Oke? Terimakasih.

Kata Patsy (nama aslinya Priescha maishella, mungkin gue akan ceritakan tentang gadis lucu ini suatu hari), gue dan sadi itu mirip parasnya. Gue sampai detik ini masih belum menemukan titik kemiripan antara gue dan sadi. setelah sadi gondrong sekarang, patsy bilang sadi makin mirip gue.

ya udahla ya, emang mungkin harus diterima aja sarannya.

 

gue agaknya sekarang sudah kehabisan kata-kata mengenai isahdi askandar. jadi tunggu saja lanjutan kehidupan isahdi atau cerita hidup lain tentang teman-teman gue yang lain. untuk menutup cerita ini, gue sertakan sebuah pantun dari sadi:

astari suka metalika

kalo nangis matanya berkaca-kaca

kacamatanya merah menyala

ini blog yahud mohon dibaca

oya, berikut gue lampirkan foto gue dan sadi, silahkan simpulkan apakah gue mirip atau tidak dengannya.

astari dan sadi

 

salam gembira.

astarinuralinasumarna

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.